Siang Teman-teman, saya sangat kaget dan tercenggan dengan kondisi alam yang ada di desa dimana dulu kami sering bermain mengisi cerahnya hari. Pesona alam ini bukan di buat atau sengaja di buat, tapi melainkan pesona alam yang sesungguhnya. Deretan perbukitan yang sedikit gersang tapi banyak pula tumbuhan yang hidup, juga gundukan batu-batu cadas yang menantang kita kita memanjatnya (Rock Climb), Gua-gua bawah tanah yang indah dan eksotik serta jajaran Pantai yang masih sangat perwan dengan ombak yang indah dan cukup membuat bulu kuduk kita merinding.
Itulah pesona alam yang ada di daerah selatan Kota Yogyakarta tepatnya di Daerah Kabupaten Gunung Kidul. Pesona ini seakan membuat kami semua mals untuk meninggalkannya dan ingin selalu melihat dan terus melihat. Padahal kita semua harus kembali pada rutinitas kita setiap hari. Adakah hari dimana kita bisa menikmati keindahan Alam ini ? tanpa harus melakukan rutinitas yang mengkin bisa membuat kita jenuh dan lelah.
semua harus kembali kepada kita sendiri... apakah kita berani untuk bisa melakukan itu tanpa ada tuntutan yang akhirnya membuat kita kecewa. Pesona Lama Desa koe memang membuat kita termenung sejenak, karena apakah kita harus seperti ini terus atau memulai sesuatu yang dapat merubah hidup ini untuk bisa terus menikmati kehidupan tanpa ada tuntutan yang membuat kita selalu bisa memperbaiki keadaan yang nyata. Inilah gambaran pesona alam di desa koe... semoga menjadi catatan baru dalam memilih kehidupan ini..
Yang Mau Jadi Reseller Dimsum
Kasa Family
Telp : 085215366071
Email : sekar_alif@yahoo.co.id
YM : sekar_alif
Lihat Quran
Friday, September 17, 2010
Pesona Alam di Desa koe
Perjalanan Mudik Lebaran 2010
Pulang ke kampung halaman adalah satu trasidi di mana masyarakat, Yang sudah berjalan secara turun temurun.
kondisi dapat membuat kita semakin percaya bahwa perkembangan ekonomi negara ini sangatlah tidak merata. Kenapa bisa di katakan tidak merata? Karena banyak sekali masyarakat yang berurban ke kota besar, yang di mana mereka tidak tahu akan apa mereka berurban. Padahal kondisi sangat menjadi Masalah baru untuk kota besar.
kenapa disini saya mencoba bicara tentang mudik Lebaran, jawabannya adalah dengan fenomena mudik lebaran yang identik dengan kemacetan di jalan, berebut kendaraan, harga Ticket yang mahal, tidak mendapat kursi atau kendaraan dan lain-lain.
Kondisi ini yang harus bersama kita pikirkan untuk kedepan. Banyak kesempatan seperti ini dipergunakan oleh sebagian masyarakat untuk dapat mencari keuntungan dan ada pulan yang memanfaatkan guna kejahatan. Pertanyaannya adalah apakah fenomena Mudik lebaran ini akan terus berlanjut atau kita mencoba mengembangkan potensi daerah yang di mana menjadi daerah yang banyak dan identik dengan perantau. Misalnya kita ambil dech Daerah Gunungkidul Yogyakarta, Daerah ini sangat banyak warga atau masyarakatnya yang berurban ke Jakarta atau kota besar lain di indonesia.
Sebenarnya kalau kita kaji dan lihat lagi, potensi yang di miliki oleh Daerah Gunungkidul sangatlah besar. Misalnya di buat suatu kawasan Wisata Pantai, Gua pengunungan yang indah walaupun Agak Gersang. Disini dibutuhkan peran serta Pemerintah Daerah untuk mempertahankan Sumber Daya Manusia atau putra daerah bisa berkembang di wilayahnya sendiri tanpa harus keluar dari daerah tersebut.








.gif)


